Saturday, 29 May 2010

Bekerja Dengan Hati

Beberapa waktu lalu saya pernah baca surat pembaca yang isinya penuh dengan complaint atau keluh kesah pelanggan atas pelayanan oleh customer service atau sales promotion girl atau pegawainya. Sebagian besar keluhan tersebut bermuara dari cara melayani seorang pelanggannya.

Mungkin kita pernah ditelpon oleh petugas kartu kredit yang mengingatkan kita kalau beberapa hari lagi akan jatuh tempo pembayaran. Dari beberapa yang pernah menghubungi saya dan paling ingat dengan salah satu kartu kredit karena ketika itu saya baru keluar dari rumah sakit. Penelpon tersebut (seorang pria) menyapa dengan sopan mengenai keadaan saya dan saat saya katakan baru saja keluar dari rumah sakit...dia langsung minta maaf karena telah mengganggu waktu istirahat (padahal saya tahu betul dia bertugas untuk mengingatkan tagihan kartu telah melewati waktunya) dan mendoakan cepat sembuh.

Sementara itu ada petugas lain (dari kartu kredit yang berbeda) menelpon dengan gagah dan nada tinggi berkata (pakai kata tolong sih...) untuk SEGERA melunasi dan melakukan PEMBAYARAN secepatnya. Sampai-sampai...badan dengan masih lemah jadi mulai emosi akhirnya, sampai hampir mengeluarkan kata-kata yang  kurang berkenan didengar.

Ilustrasi tersebut memperlihatkan dua karakter beda dengan tugas sama. Namun perbedaan mendasar pada kedua orang tersebut adalah dalam melakukan pekerjaannya dengan hati ikhlas sehingga ucapan yang keluar mencerminkan sifat-sifat yang positif. Sebaliknya apabila melakukan tidak dengan hatinya maka prosedur standar yang dijalankan oleh mereka. Dengan mengikuti prosedur, berarti bekerja sudah baik, dan kewajibannya telah gugur. Alangkah ruginya orang-orang seperti ini.

Berbahagialah para blogger...karena mereka semua melakukan semuanya ini dengan hati mereka dan jujur dalam mengutarakan pendapat, saran, atau makian sekalipun. Namun jangan lupa dengan UU ITE yah rekan-rekan sekalian......pisss ah..

Ciputat, 29 Mei 2010
http://sentilan.blogspot.com/

11 comments:

Naila said...

PERTAMAXXXXXXXXXXXXXXX....
hohohoho,

kartu kredit bikin puyeng..

Arman said...

iya... kita bekerja harus tetap dengan hati... :)

niken makki said...

wah, petugas pertama jarang banget di temui, kalo yg kedua mah sering banget nemu nya..hehhe..makasih udah mampir di blog saya, btw saya org indonesia loh :D malaysia bukan negara saya :p

NECKY said...

percaya koq...kalau anda orang Indonesia....piss ah

marsudiyanto said...

Makasih sudah berkunjung ke blog saya.
Salam kenal

setitikharapan said...

Yup bener banget, kita harus bekerja dengan hati dan ikhlas. Biar jadi ibadah dan dapet pahala tentunya

secangkir teh dan sekerat roti said...

untung cuma pake ATM... :D

Abula said...

haha.. sepetinya konsumen di Indonesia belum benar2 diperlakukan sebagaimana layaknya konsumen ...

Delia said...

kartu kredit ohh kartu kredit..

sippp mas.....
kalo bekerja dengan hati pasti lebih enak kok...
ngeblog juga.. hehhe

Ohya makasih linknya...link mas sentilan (namanya siapa ya ) juga udah lia pasang.. silahkan di check

AngelNdutz said...

entah kenapa sampai detik ini saya masih belum bisa bekerja dengan hati :(

tommy said...

ayo bekerja dengan hati :)