Thursday, 17 January 2019

Kisi-Kisi Versus Bocoran

Akhirnya saya buka puasa dengan memulai menulis lagi.Semangat ini timbul antara lain karena om enha juga mulai menulis lagi. Beliau salah satu rekan blogger sedari awal mulai menulis yang kebetulan tinggalnya masih berdekatan dan sekolah anaknya (dulu) satu sekolah dengan anak2 saya. Beberapa kali kita kopdar ga sengaja di sekolah anak2 pas ambil raport..

Back to tulisan yang ingin dibahas yakni tentang Kisi-Kisi versus Bocoran. Awalnya sih dari kejadian salah satu anak sekolah namun berhubung adanya pilpres yang ramai tentang kisi-kisi pertanyaan, akhrnya memantapkan kembali menulis.

Berawal dari kegiatan belajar bersama (grup belajar) yang digawangi anak tersebut. Sudah lebih dari setahun anak tersebut punya grup belajar yang secara berkala selalu berkumpul baik saat menghadapi UTS atau UAS dan UH. Setiap pamit pergi belajar selalu lapor kepada orangtuanya mau belajar di rumah si anu. Beberapa kali koq tempat belajarnya bukan tempat biasa dia belajar. Orangtuanya iseng tanya koq belajarnya pindah? Jawabnyapun diplomatis...ingin cari suasana baru aja.

Monday, 24 October 2016

Ambil Jawilan Blogger

Lama ga nulis....bikin rumah disini debunya semakin tebal. Lama ga jalan2 mengunjungi rumah rekan2 blogger jadi ga tahu perkembangan terakhir dari blogger. Perasaan belum lama ga aktif nulis eh ga tahunya udah berbulan2 aja jaraknya.

Nah...lagi jalan2 ke rumahnya om enha, ada tulisan tempo doeloe...tentang jawilan. Saya jadi mau ikutan deh. Ambil jawilan sekalian bersihin debu di rumah ini yg makin tebel....hehehe.

Terima kasih om enha yang udah memperbolehkan mengambil jawilan ini.....

Thursday, 20 October 2016

Nasi Uduk .........

Ini bukan mau bahas Nasi uduk, tapi seorang lelaki yang saya yakin lebih tua dari saya umurnya. Saya hampir setiap hari melihat si bapak penjual nasi uduk (tergantung rute sih) setelah mengantar anak saya yang bersekolah di kawasan tanah kusir. Sewaktu pertama kali melewati si bapak dengan jualannya, saya belum yakin dia jualan apa. Namun setelah bebrapa kali lewat akhirnya saya apat kesimpulan kalau beliau jualan nasi uduk.

Kalau mau jujur, perjalanan dari rumah ke kantor pasti saya melewati belasan penjual nasi uduk. Tapi sosok lelaki itu yang membuat jadi perhatian saya. Kegigihan dan keuletan meskipun sudah terlihat banyak umurnya tidak menghalangi beliau. Setelah beberapa kali gagal mampir akhirnya hari ini saya berkesempatan mampir.

Tuesday, 29 March 2016

Menjaga Brand Image

22 Maret 2016 bisa jadi tanggal dimana brand dua buah taksi dengan kode di bursa efek Indonesia TAXI dan BIRD menjadi titik nadir mereka. Betapa tidak....semua usaha membangun citra merk mereka yang sudah puluhan tahun menjadi sia-sia. Saya tidak tahu pemicunya apa bisa terjadi chaos dan membuat pemberitaan hari itu didominasi oleh demo taksi. Meskipun banyak merk taksi dalam demo itu namun 2 provider taksi disebutkan di atas ..yang menjadi sorotan.

Salah satu yang menarik bagi saya adalah saat salah satu provider membuat keputusan dengan menggratiskan semua taksi yang beroperasi keesokan harinya selama 24 jam penuh. Saya yakin sekali keputusan tersebut diambil dalam rangka menyelamatkan citra merk nya yang hari itu terpuruk sangat dalam apalagi kalau kita lihat komentar di media sosial.

Thursday, 17 March 2016

Haruskah Saya Relakan?

Kejadian ini masih anget banget, tepatnya kemarin hari Kamis 17 Maret 2016 sekitar jam 9an (pagi ya maksudnya).

Kemarin itu saya sengaja izin datang telat ke kantor karena ada 2 hal yang mesti dikerjakan di pagi-pagi sebelum ke kantor. Pertama, membuat surat keterangan ke Leasing kalau BPKB mobil ada di tangan mereka sebelum saya membayar pajak STNK Mobil. Alhamdulillah...pembuatan surat berlangsung lancar ...dan cepat itu nilai positifnya. Tapi ada juga nilai negatifnya yakni kudu mengeluarkan biaya administrasi sebesar Rp.20.000,- Bukan nilainya yg saya permasalahkan namun bukannya ini kewajiban leasing company memberikan surat keterangan kepada nasabah mereka yang mau membayar pajak atau memperpanjang STNK? Sehari sebelumnya sih lewat telpon sudah diberitahukan hal ini, malah diberi opsi lain yakni mereka yang akan memberikan pelayanan perpanjangan dengan biaya Rp.250.000,- hehehehehe.