Saturday, 1 June 2013

Pengumuman Kelulusan

Hari ini adalah pengumuman kelulusan SMP secara serentak di seluruh penjuru Indonesia. Khusus di DKI, ada yang menarik untuk disimak. Sesuai edaran Gubernur atau Mendiknas (pokoknya antara 2 itulah) siswa diwajibkan mengenakan baju daerah sewaktu mendengarkan pengumuman kelulusan mereka. Bagi saya dan Nedia, kita telah membaca berita di media online bahwa DKI kelulusannya hampir 100% (ada 1 orang dari puluhan ribu siswa), so kita ga terlalu deg2an lah.

Namun begitu yang ditunggu-tunggu adalah nilai murni (NEM) sebab nilai tersebut merupakan tiket mereka untuk mendaftarkan diri ke sekolah lanjutan yang akan mereka pilih. Sebelum pengumuman dibagikan, siswa beserta orang tua dikumpulkan di lapangan untuk apel....(kapan lagi ngerjain orang tua murid kali yah???). Sebenarnya sih ga ada masalah kalau dikumpulin di lapangan tapi ngaretnya itu yang rada bikin ga nyaman nungguinnya.
Kepala Sekolah memberi pengumuman tentang sepuluh lulusan terbaik dan satu persatu siswa dipanggil kedepan beserta orang tuanya. Sayang sekali lulusan terbaik justru tidak didampingi oleh orang tua (entah alasan apa tapi terlihat dengan jelas bahwa si anak sedikit berurai air mata kala dipanggil ke depan oleh KepSek). Penghargaan lainnya adalah seorang siswa yang mendpat nilai sempurna untuk mata pelajaran matematika.

Secara tidak sengaja saya membandingkan acara yang kurang lebih sama 3 tahun yang lalu saat Nedia lulus SD. Suasana waktu itu ada di gedung auditorium sebuah universitas negeri. Tahun ini dengan segala kesederhanaan, sekolah tetap memberi penghargaan berupa piagam dan sertifikat serta sejumlah yang nilainya tidak besar. Bagi Kepsek, ide acara ini merupakan flash back beberapa puluh tahun yang lalu tatkala beliau maju ke depan untuk menerima penghargaan dari pihak sekolah bersama-sama orang tuanya.

Secara psikologis, kepsek ingin memberi contoh kepada ortu yang lain dan momen ini adalah salah satu momen indah bagi orang tua karena mendapat sebuah penghargaan atas prestasi anaknya. Dari semua uraian yang disampaikan oleh Kepsek... saya setuju bahkan sangat setuju hampir semuanya....namun ada satu hal yang mengganjal ketika beliau menjelaskan tujuan mendisiplinkan siswa dan mendorong siswa belajar dengan giat adalah mendapatkan NILAI yang baik.

Saya langsung flashback pada pertanyaan bahasa Indonesia di ujiannya Ajif (kelas 2 SD). Saat itu ada pertanyaan: "Apa tujuan kita pergi ke sekolah?" Pada umunya kita akan menjawab untuk mencari ilmu khan?? tapi Ajif menjawab tujuan pergi sekolah adalah mencari NILAI dan dia disalahkan oleh gurunya hehehehe. Jadi sebenarnya jawaban yang benar itu mencari ILMU atau mencari NILAI yah??

Mungkin lebih bijak apabila kita menjelaskan kepada siswa atau anak2 kita bahwa sebuah proses yang baik dan dijalankan oleh orang baik. maka hasilnyapun akan menjadi jauh lebih baik. (meskipun kita tahu bahwa semuanya terjadi itu karena seizin-NYA). Cukuplah kita berorientasi kepada hasil atau Nilai (angka), alangkah baiknya orientasinya itu kepada NILAI (value) dan menjalankan prosesnya.

Kembali ke situasi sekolah, ternyata menggunakan baju adat itu berhasil menghindari terjadinya budaya coret-coret baju yang selama ini kita saksikan (bahkan kita lakukan dulu khan???hehehehe). Bahkan ketika acara telah selesai orang tua diimbau untuk membawa anak2nya pulang ke rumah. Top Markotop lah, sehingga ga ada tuh perbuatan yang tidak perlu.....

Masih jauh yah.....situasi ideal...mencari Nilai (value)...orang-orang cenderung mencari Nilai (angka).... Selamat kepada semua yang lulus SMP.....saatnya bertarung memperebutkan sekolah lanjutannya.

NE

12 comments:

monda said...

selamat untuk Nedia, semoga nanti NEMnya bagus dan dapat sekolah yg diinginkan

Lidya - Mama Cal-Vin said...

Selamat ya atas kelulusannya

Lyliana Thia said...

Selamat ya Nedia.. semoga ke depan semakin sukses di sekolah, tentu dong dengan NILAI yang top (values, that is) ^_^

Bibi Titi Teliti said...

Whoaaa...
Nedia udah lulus SMP nih baaang??
Selamat yaaaah :)

Memang sih, kenapa juga yang ditekankan nilai yah?
Jujur aja dari dulu nilai matematika aku jeblok terus, tapi Alhamdulillah masih tetep cantik...halah...

NECKY said...

terima kasih mbak monda.... alhamdulillah nilainya dibawah target yang nedia inginkan.... jadinya sedih deh

NECKY said...

mbak lidya...terima kasih yah

NECKY said...

mbak lyliana...doanya semoga makbul euy...aamiin...

NECKY said...

erry...gw setuju banget sama elo... meskipun nilai matematika jeblok masihbisa ke korea gratis khan? dapat hadiah teruss...dsb... yg penting kerja keras dan konsisten ... bukan begitu sister??

devega said...

pendidikan sih menurut gw
Transfer knowledge
Transfer skill
Transfer Value

Value itu bkn nilai dlm bentuk angka2 ya

NECKY said...

devega...'value' perusahaan itu bukan sekedar kinerja pendapatan. Di perusahaan value itu merupakan nilai2 yang dipegang dalam menjalankan perusahaan tersebut. Nah kalau di sekolah, value itu bukan angka semata namun pemahaman kalau mencontek atau menjiplak karya org itu bukan perbuatan yang baik, mengambil hak orang lain juga bukanlah sebuah contoh yang baik. Semoga saja...semua keluarga di negeri memberikan 'value' yang tinggi kepada anak2nya

nique said...

selamat ya Nedia, semoga tar bisa masuk ke sekolah menengah favorit Nedia. Sing penting (sudah dan selalu) berusaha melakukan yang terbaik, itu ajah.

NECKY said...

bener nique....yang penting dia mendapatkan sekolah yang sesuai dengan kemampuan dia. Gw mungkin bukan tipe ortu yang 'pushy' malahan terkadang suka berpikir kudu ganti style kali yah....hehehehe. Tapi ngga lah...perjalanan dia masih panjangggg banget...whatever makes her happy makes me feel happy too.... ya ga??