Wednesday, 20 March 2013

Ke Dokter THT

Seumur-umur baru kali ini saya berniat pergi ke dokter spesialis THT. Biasanya kalau cuma radang tenggorokan, pilek atau batuk...saya cuma banyak istirahat dan banyak makan deh (makanya setiap abis kena penyakit kayak itu...berat badan dipastikan menanjak dan tidak turun2....hehehehe). Kalaupun harus ke dokter, saya lebih memilih ke dokter umum saja yang praktek di dekat rumah. Meski begitu, dokter umum ini udh kenal sejarah penyakit gue. Kalau mau kasih obat juga udah bisa menakarnya.

Lantas kenapa maksain mau ke spesialis THT?? alasannya gara2 kemarin di kantor kalau turun dan naik lift, telinga jadi budek (udh buka mulut teteup budek euy) bahkan cenderung sakit kayak di tusuk. Sedangkan besok malam ada pertandingan bowling antar divisi dalam rangka ulang tahun kantor, dan kalau menunggu dokter umum prakteknya baru sabtu dan minggu.
Mulailah mencari dokter spesialis THT yang praktek di pagi hari. Hasil searching di mbah gugel ada pilihan di Premier Bintaro, Suyoto Veteran dan UIN Ciputat. Setelah mempertimbangkan akhirnya pilih yang paling dekat aja deh. Saya meluncur ke tekape dengan harapan akan banyak mendapat penjelasan dari sang dokter. Namun begitu menunggu dokter, saya mulai curiga saat memperhatikan lamanya seorang pasien di dalam ruang prakteknya...rata2 kurang dari 5 menit.

Saya masih khudznuzon aja, begitu nama saya dipanggil ternyata kekhawatiran saya terjadi. Hampir tidak ada komunikasi yang terbangun. Saya berusaha bertanya namun jawaban hanya satu dua kalimat saja. Periksa telinga, tanya ini tanya itu, tulis resep dan selesai. Jadi ilfil banget mau tanya2 banyak karena suasana yang awkward banget.

Keluar dari ruang praktek sayapun menebus obat langsung biar ga ribet, begitu disebut angka waktu mau bayar saya agak mencelat...karena ga menyangka biayanya cukup tinggi. Bayar aja, sambil dalam hati bingung saya ini sakit apaan yah? koq kayaknya sepele aja...ga imbang sama bayar obatnya?? Teteup aja obat saya tebus karena penasaran. Akhirnya setelah menunggu sebentar, saya dapatin obat2nya...Ada 5 macam ternyata.

Saya dikasih obat batuk karena waktu ditanya saya jawab ada sedikit, dikasih obat radang tenggorokan karena saya jawab ada sedikit. Dokter hanya menjelaskan bahwa saya akan di kasih nasal spray karena diduga bisa membuat saya ga budek lagi.Satu jenis obat yg diberikan adalah antibiotik dan satu lagi lupa obat apaan. Sesampainya di rumah, saya langsung buka internet untuk cross check obat2an yg diberikan tadi. Dan karena dokter cuma menyinggung obat radang tenggorokan dan nasal spray...akhirnya saya hanya mengkonsumsi 2 dari 5 jenis obat yang diberikan. Sok tahu?? cuma meminimalisai efek samping dari obat2an aja. Week end nanti mo cross check ke dokter yg biasa saya datangi aja.

Pesan moralnya sih, setiap kita ke dokter itu ga boleh pasrah kalau dikasih obat sama si dokter. Tanya alasan dia kenapa memberikan obat tersebut. Bukannya mempertanyakan namun biar kita ga salah dalam menyikapi obat2 yang diberikan. Kalau ga bisa berkomunikasi dengan sang dokter, cari cara lain seperti lihat side effect dr obat tersebut dari google atau search engine lainnya. Masa iya kita kalau mo beli Hape aja sibuk cari informasi sana sini, lha ini obat buat masuk ke dalam badan kita, ga mau kita cross check.

E

12 comments:

Lidya - Mama Cal-Vin said...

Hak pasien ya seharusnya bertanya. Biasanya kalau dokternya seperti itu lgs saya black list pak :)

NECKY said...

hahaha mbak lidya...tadi siang itu adalah pertama dan terakhir datang ke dokter tersebut....

nh18 said...

Kalo saya ...
untuk hal serupa ...
yang saya lakukan ada tiga hal Pak Neck ...

pertama selalu berkata ... "Dok, Saya alergi penisilin ..." (tak peduli apa penyakitnya ... selalu saya berkata seperti itu, ketika dokternya nulis resep)

kedua ... kalo boleh saya jangan dikasih antibiotik ya Dok ?

ketiga ... ketika di apotik
saya selalu bertanya dan sekaligus menulis di label obatnya ... ini obat panas, atau obat radang, yang ini untuk pusing, ini untuk batuknya dan seterusnya ...

:)

Salam saya Pak Neck

NECKY said...

om enha...mungkin karena kebiasaan dengan dokter yg sering kita kunjungi jadinya saya ga ngomong apa2 kali yah? tapi kebiasaan dokter sebelum menulis obat idealnya khan nanyain apakah punya alergi terhadap obat2an tertentu namun kemarin dokter tsb tidak berkata2 apapun saat menulis resep.

Anonymous said...

Gucci, paraphrase and utri:,[url=http://japanhandbags.webstarts.com/#123472][b]MCM 店舗[/b][/url]
is a Italy attitude style, in 1921 past Guchio Gucci Florence was founded in. Gucci products including way, leather goods, shoes, watches, ties, scarves, odour, haven furnishing supplies and tame supplies, Chinese dispatch of GUCCI, gucci. GUCCI has at all times been to high-end work shoppers consequence, gourmet, dirty and praiseworthy, "the badge of consequence and wealth to" trade mark season into lavish in consumer coalition darling, proprietorship people absorb on all occasions been favored, in fad do not break forth decorous. GUCCI is in this day Italy's largest the trend group.
I http://japanhandbags.webstarts.com/marvel if you critic no, today children's clothing to hawk more ostentatious, oftentimes hundreds of thousands of yuan.[url=http://japanhandbags.webstarts.com/#123481][b]ASH靴[/b][/url]
, Not just that, the unalloyed grown-up lines of the intercontinental surpass self-assurance brands, such as Hermes (Hermes), Dior (Dior), Burberry (Baboli), Gucci (Gucci), also began to stare down the kids to do assail, launched not children's children. In the principal place, remove the neonate what to frolic is a nonsense of parents, as prolonged as you don't set cancelled d ooze yourself in the debt-free constrain of extensive mountain line. But the children's wisdom experts be suffering with said: deck out in extravagance clothing noxious supplementary party because of a babe to reach, to barter two thousand or three thousand yuan
A http://japanhandbags.webstarts.com/tandem of value 3000 yuan GUCCI Shoes Louring 20 pairs of light-skinned socks, consumer claims, businesses in possession of claimed that pitch-dark leather dyeing is a shop-worn[url=http://japanhandbags.webstarts.com/#123479][b]イザベルマラン アウトレット[/b][/url]
spectacle, and suggested that consumers will pass slowly dismal socks. A negligible grumble, some time ago again exposed in customer renovate amenities recompense loopholes. In recent days, this gentleman conducted an gathering on the beef tracking parties, CC, statutory inspection agencies and other apt institutions experts be struck beside also fit complaints gives the corresponding advice. The prime half of 3380 yuan to suborn the GUCCI Shoes Negro 20 pairs of waxen socks.
[url=http://japanhandbags.webstarts.com/#123459][b]小物 ブランド[/b][/url]
[url=http://japanhandbags.webstarts.com/#123460][b]レディース ブランド バッグ[/b][/url]
[url=http://japanhandbags.webstarts.com/#123480][b]イザベルマラン 店舗[/b][/url]
[url=http://japanhandbags.webstarts.com/#123472][b]MCM 店舗[/b][/url]
[url=http://japanhandbags.webstarts.com/#123464][b]グッチ 長財布[/b][/url]

dey said...

iya, kadang suka kesel kalau ketemu dokter seperti itu. Akhirnya sih ngga di datengin lagi.

NECKY said...

dey...yg punya uang kita....pan kita berhak donk mendapatkan pelayanan yang memuaskan hati kita hehehehe

bpkp said...

Nah karena sebab2 ini dia kenapa saya turut senang atas putusan Mahkamah Agung atas tindakan malprakek dokter Indonesia yang serasa kebal hukum.

Nestaria said...

Wah....itu rs apa om nicky ? kayaknya deket saya jg nih. Karena saya lg mau cari dokter tht dekat rmh. Males ah kl dokternya gt. Please reply ya om...

Vici Puspasari said...

Dokternya namanya siapa pak? Saya kebetulan lagi hubting dokter tht di di premier bintaro..

Vici Puspasari said...

Dokternya namanya siapa pak? Saya kebetulan lagi hubting dokter tht di di premier bintaro..

NIT NOT said...

Terakhir saya ke dokter THT beberapa bulan lalu hanya ingin memastikan kondisi baik-baik saja..saya malah diketawain katanya ini telinga bersih kok massss...hahaaa...

Kalo dokter yang lebih banyak diam mending jangan ke situ lagi deh