Wednesday, 10 August 2011

Tips Mudik Berkendara

Setiap tahun kebiasaan mudik atau pulang kampung dijalankan oleh sebagian besar orang yang tinggal di daerah namun memiliki kerabat atau orang tua yang berada di tempat yang berbeda kota. Tips mudik untuk yang melakukan perjalanan mudiknya dengan kendaraan sendiri.

Untuk kendaraan pribadi tips mudiknya antara lain:
  • Servis Kendaraan: meskipun belum waktunya ganti oli bukan alasan untuk melakukan servis. Memangnya untuk servis kendaraan hanya ganti oli saja. Usahakan untuk melakukan servis mobilnya jangan terlalu mepet dengan waktu keberangkatan. Berikan selang waktu 3-4 hari karena mobil yang baru saja di servis belum tentu bisa langsung ngacir begitu saja.
  • Cek Kelengkapan Kendaraan: Hal yang paling sepele adalah cek tekanan angin di ban serep. Pastikan juga dongkrak ban dan kunci ban tersedia di tempatnya. Jangan lupa juga membawa peralatan kunci pas atau obeng untuk sekedar jaga2.
  • Asuransi: apabila memiliki kendaraan yang dicover asuransi, bisa membaca kembali klausul yang tercover di premi agar kita memahami isi coverage asuransinya. Banyak sekali diantara kita yang tidak teliti membaca coverage asuransi sehingga jika terjadi sesuatu dapat timbul kekecewaan karena kita sering berasumsi dicover tapi ternyata tidak tercover.
  • Obat-an: kotak P3K jangan sampai diabaikan karena hal kecil ini justru kita butuhkan di saat-saat kita tidak menduga, mis: tiba-tiba penyakit kambuh saat berada di tengah hutan belantara. Khususnya bagi yang memiliki histori penyakit.
  • Driver: Untuk menjaga stamina pengemudi dengan baik, dapat direncanakan agar pengemudi lebih dari satu orang. Berdasarkan survey yang ada, stamina pengemudi di jalan tol setelah 3 jam akan cepat mengalami kelelahan. Apabila hanya ada seorang, usahakan penumpang yang berada di sebelah pengemudi mengajak komunikasi (mengobrol) agar tidak cepat lelah.
  • Rambu Lalu Lintas: sebaiknya jangan dianggap ringan karena setiap rambu itu waktu dipasang memang sudah sangat diperhitungkan kegunaannya. Terutama di jalan tol (bebas hambatan), menjaga jarak mobil di depan sangatlah berguna untuk menghindari tabrakan akibat melakukan rem mendadak.
  • Peta: bisa peta digital ataupun peta konvensional untuk berjaga-jaga dalam kondisimacet dalam mencari jalur alternatif.
  • Uang Tunai: jangan terlalu mengandalkan ATM meskipun untuk menggunakannya sudah sangat mudah karen bisa mengambil di ATM yang berbeda Bank tempat menaruh tabungannya. Siapkan minimal untuk sekali makan dan beli bahan bakar hingga full tank
Tips mudik berkendara antara jenis mobil terkadang ada perbedaan namun tidak terlalu signifkan. Jangan sampai momen mudik yang kita tunggu-tunggu menjadi berantakan karena disebabkan hal sepele.
Artikel ini diikutsertakan pada kontes ADUK-nya Pakde Cholik

NE

18 comments:

Pakde Cholik said...

Saya telah membaca artikel diatas dengan cermat
Akan langsung saya catat
Terima kasih atas partisipasi sahabat.
Dari Surabaya saya kirim salam hangat

NECKY said...

alhamdulillah masihbisa ikutan ternyata.... terima kasih pakde cholik

Lidya said...

Pak NEcky mudik kemana?sudah siapkah?:)

bundadontworry said...

Necky kalau mudik kemana?
dan berapa lama?
sama siapa aja?
hedeh hedeh...kok malah jadi di interogasi gini sih ....haahhahaha....

terimakasih ya Necky utk tips2nya yg lengkap banget .
dan, semoga sukses diacara ini
salam

Fiction's World said...

waduh :O penyakit kambuh di hutan belantara :O mudiknya ke daerah mana itu ?

Arman said...

betul tuh. walaupun belum saatnya service, tapi kalo mau pergi jauh kudu service dulu. buat precaution aja ya...

amela said...

Ditambahin mas,, kalau udah capek istirahat dulu..

Orin said...

Iya mas, aku pernah jg tuh ngalamin kekurangan uang saat mudik, 3 ATM kosong semua hihihi

asop said...

Jangan sampai kendaraan mogok di tengah perjalanan. :(
Juga, jangan sampai saat keadaan darurat tak ada kotak P3K dan isinya. :(

NECKY said...

Mbal lidya....saya mudiknya ga jauh2 koq...ke bandung aja....hehehe...*masuk kategori mudik ga sih?*

NECKY said...

bunda lily....biasanya saya mudiknya ga lama2 paling cuma 2 hari aja karena yang di Bandung tinggal satu orang yakni kakak dari ibu sedangkan sisanya ada di Jakarta. Kalau mudik biasanya sama2 keluarga besar. Semua keluarga kakak saya bergabung jadi satu. Biasanya nginep di hotel yang sama....

NECKY said...

tiara...pernah pengalaman teman yang punya penyakit asma kebetulan karena sudah lama ga kumat dia lupa bawa obat...pas kumatnya lagi di jalan....udah naik kendaraan umum....yg ada pas berhenti di restoran cari obat...eh teteup ga ada tuh obatnya...

NECKY said...

arman gw pernah punya pengalaman ga enak banget. Sebelum pergi masuk bengkel dengan full service eh pas pulang *ndilalah jalannya malam* tiba2 mesin mati total....dasar mobil tahun lama ada aja deh penyakit kronisnya...sejak itu gw ga mau jalan malam bro..

NECKY said...

amela...kalau capek masih bisa tahan sampai ke tempat rest area..nah kalau ngantuk...sedangkan rest area masih beberapa kilometer di depan...ini yg jadi masalah...:-)

NECKY said...

orin...gw juga pernah tuh karena kebiasaan pegang uang sedikit di dompet...sekalinya butuh cash...cari ATM kemana2 ga berfungsi maklumlah kalau sedang musim liburan khan orang bawa cash banyak banget.

NECKY said...

asop...been there done that...mogok di tengah hutan...mau nangis tapi koq ga lucu ...tapi yg pasti paniknya setengah mati...hehehe

niee said...

Wah, tipsnya bermanfaat tuh buat yg mau mudik, tp aku smp skrg blm pernah mudik loh mas, wong keluarga dan sekolah lanjut kerja di sini-sini aja :))

Cerita Pasutri said...

makasih pak tipsnya...saya mah deket mudiknya :D