Wednesday, 9 November 2011

Dear Pahlawanku: Para Penyelamat Jiwa....

Kepada Pak Bas, Pak Udin, Pak Matsani, dan semua penjaga pintu perlintasan kereta yang resmi maupun tidak resmi.......

Sebagai Roker (rombongan kereta) yang memanfaatkan jasa transportasi kereta setiap harinya, saya sering melihat anda semua dengan setia dan disiplin mengatur lalu lintas agar pintu kereta tertutup dengan baik sehingga tidak terjadi kecelakaan atau kemacetan saat kereta akan lewat. Di perlintasan dekat stasiun Pondok Ranji, Tangerang Selatan, di mana saya  melewati stasiun ini setiap hari hampir selalu terjadi kemacetan setiap kereta akan lewat sehingga membuat anda semua bekerja ekstra untuk menghindari kecelakaan.

kira2 suasananya begini (gbr ambil dr sini)

Dengan sabar, anda mengatur lalu lintas agar lancar akibat kendaraan angkutan kota (angkot) dan motor membuat kemacetan panjang dan berada persis di perlintasan. Hal ini terjadi karena saat pintu kereta ditutup, baik motor dan angkot langsung mengisi jalur yang berlawanan arah mereka. Begitu pintu perlintasan dibuka.... ibarat adu banteng pokoknya runyam banget. Nah kalau kondisi masih macet dan kereta ada yang mau lewat lagi (sirene sinyal kereta berbunyi dan pintu perlintasan mulai menutup) sedangkan mobil atau motor ngga bisa maju ataupun mundur. Klakson dari semua mobil dan motor jadi makin menambah meriah suasana dan ini terus berlangsung setiap hari


Kalau cerita di atas menggambarkan suasana di perlintasan resmi yang diakui oleh PT KAI, banyak juga perlintasan tidak resmi yang dijaga oleh bapak-bapak sekalian. Bagi pengguna jalan yang melintasi rel kereta, mereka semua sangat terbantu oleh mu. Secara anda semua sudah hafal jadwal kereta-kereta yang lewat.

Saya suka melintasi perlintasan tidak resmi dan sangat merasakan bantuan dari anda semua terhadap keselamatan saya waktu melintas. Terkadang saya memberikan tips sekedarnya yang mungkin sangat tidak sebanding nilainya sebagai kompensasi dan ucapan terima kasih.

Entah sudah berapa jiwa diselamatkan oleh anda semua. Apabila saya berandai apabila anda lalai sedikit saja untuk menutup pintu perlintasan, kecelakaan tidak dapat dihindari lagi. Banyak dari kami yang menilai bahwa pekerjaan anda sangat ringan yakni hanya membuka dan menutup pintu, namun tidak banyak yang menyadari pentingnya keberadaan anda untuk menghindari kecelakaan.

Terima kasih pak....mudah-mudahan anda semua selalu diberi kesehatan sehingga dapat membantu keselamatan para pengguna perlintasan. Mudah-mudahan juga saya dan semua teman-teman dapat lebih menghargai pekerjaan anda.

NE

“Postingan ini diikutsertakan dalam Kontes Dear Pahlawanku yang diselenggarakan oleh Lozz, Iyha dan Puteri” 

dear-pahlawanku-kontes-banner
Sponsored by :

29 comments:

Orin said...

Wah...suratnya keren lho mas... semoga menang ya ;)

DewiFatma said...

Eh, udah lama nggak ke sini, rumahnya baru dicat ya Mas? :D Segerrrr...

Gudlak ngontesnya. Semoga berjaya bersama saya *niru Pakdhe* hihi.....

NECKY said...

orin...padahal saya buatnya bukan dalam bentuk surat. Begitu baca ketentuannya akhirnya dimodif jadi surat deh....hehe thx ya bu

NECKY said...

dewi...sebenarnya gue ngecat ulang 'rumahnya' karena ada blog yang sempat saya datangi dan persih sama warnanya. Mumpung ngecat gratis, akhirnya kemarin saya rombak deh. Thx

nh18 said...

Seringkali kita lupa ...
pada orang-orang sederhana seperti Penjaga Pintu kereta ini ...

Kalau tidak ada mereka ...
Jika listrik mati ... ada sinyal yang tidak berfungsi ...

tidak bisa dibayangkan ... seperti apa jadinya

Semoga sukses di perhelatan trio blogger ...

Salam saya Pak Neck

bunda Lily said...

cihuyyy....selamat rumahnya baru dicat ya Necky....suegerr rek ...

Penjaga pintu kereta ini adalah pahlawan yg seringnya kurang diperhatikan oleh para pengguna jalan .
Hebat sekali Necky mau mengingat beliau2 ini , yg bekerja keras demi membantu mengurai kemacetan juga kecelakaan KRL ...

semoga sukses di acara ini Necky
salam

NB: bunda suka beli jajanan di stasiun pondok ranji lho Necky, semuanya enak2 dan murah meriah ...
heheehe...

mabrurisirampog said...

mereka yang sering terlupakan, padahal jasa-jasanya begitu besar. Kurangnya mata hati ini membuka lebar-lebar terhadap mereka. Aaah, semoga saja harapan2 yg tertuang dari surat Bapak ini bisa tercapai..

NECKY said...

om enha, saya tuh terkadang gemesss banget sama orang2 yg ga mau diatur oleh mereka. Kalau bisa ngejitakin mereka satu2 mungkin udah aya jitak. Padahal sekali mereka ngambek... urusannya pan nyawa yg melayang tuh...

NECKY said...

bunda lily pasti suka beli combro dan aneka jajanan pasarnya yah?? murah meriah ya bun?
Terima kasih pujian untuk cat barunya....

Lozz Akbar said...

Terima kasih untuk partisipasinya..

Artikel sudah kami catat sebagai peserta Kontes Dear Pahlawanku

Salam merdeka..!

NECKY said...

mabruri...bukan hanya terlupakan jasa2 mereka pak, tapi juga terkadang pekerjaan mereka tidak dihargai. Mereka bekerja tidak ada hari minggu atau hari besar....

Susindra said...

Senang sekali menemukan banyak sahabat yang memperhatikan pada hal-jasa "kecil" berdampak besar. Meski penghargaan mereka tak seberapa, namun mereka ikhlas menyelamatkan jiwa. Tentu saja "penghargaan tinggi" akan mereka dapat dari amal ibadah (keikhlasan) mereka. Amin.

Semoga menang ya pak..

Nchie said...

Bener Bang..
beliau sangat berjasa sekali,terkadang kita suka melupakannya..
Semoga selalu dalam lindunganNya ya..

Sukses Bang..
Ngontesnya..

alamendah said...

Selamat hari Pahlawan. Semoga mereka mampu menyadarkan jiwa kita bahwa kita semua mampu menjadi pahlawan.
Sukses dengan kontesnya.

@cikvee said...

selamat hari pahlawan, semoga makin banyak terlahir pahlawan-pahlawan di negeri ini.

sukse bwt ngontesnya....

NECKY said...

susindra...penghargaan kita terhadap hal2 seperti itu sangat minim. Mudah2an kita bisa lebih mengapresiasi mereka yah...

NECKY said...

nchie...aamiin...semoga mereka selalu diberi kemudahan dalam pekerjaan mereka sehari2...

NECKY said...

kang alam....kita semua pasti bisa menjadi pahlawan....tapi tergantung kepada pribadinya kita masing2 lah

NECKY said...

@cikvee...terima kasih yah....

Baha Andes said...

aku pun bisa jadi pahlawan ya....
salam sukses pak.

NECKY said...

baha...pasti bisa donk bro... :-)

niee said...

Iya mas.. mereka emg berjasa banget.. gak kebanyang deh kalau gak diatur mereka berapa banyak nyawa yg melayang..

Lozz Akbar said...

Betul pak Necky.. orang-orang seperti merekalah yang sering dilupakan orang-orang. Padahal jasa mereka begitu besar bagi kita semua dan layak untuk disebut pahlawan

puteriamirillis said...

tanpa mereka apa jadinya perlintasan kereta api ya pak? terkadang pengendara juga seenaknya saja melintasi. kalau ga ada mereka maka berapa banyak yg mati sia2...terimakasih pak sudah ikutan dear pahlawanku.

NECKY said...

niee...yg kadang2 saya bingung sama pengguna jalan...udh ga terima kasih ga mau di atur....

NECKY said...

bro akbar...mereka hanya berharap tidak terjadi kecelakaan aja...simple aja khan??

NECKY said...

puteriamilis...yang sangat sedih adalah cerita kalau ada yg terlupa memasang pintu danakhirnya harus ada yang jadi korban.... siapa lagi yang harus masuk penjara kalau buka si penjaga lintasan kereta...

advertiyha said...

Mereka-mereka ini, justru pahlawan yang sebenarnya ya pak, tak pernah mengharapkan pamrih, mempertaruhkan keselamatan sendiri untuk keselamatan orang lain...

trims surat manis ini.. :)

-artikel sedang dinilai-

NECKY said...

ma kasih mbak iyha...