Saturday, 14 May 2011

Sifat & Karakter (2)

Nafis 5 tahun yang lalu
Setelah membahas sifat dan karakter Ajif kali ini giliran abangnya (Nafis) yang akan saya bahas. Nafis memiliki kecenderungan menggunakan otak kirinya, yakni berpikir secara sistematis dan matematis. Dari sejak kecil, dia senang belajar (maksudnya membaca dan berhitung). Umur 4 tahun Nafis sudah dapat mengenal huruf dengan cepat dan saat TK A sudah dapat membaca dengan baik. Kalau untuk kemampuan matematispun ga usah ditanyakan lagi lah. Waktu saya beri les Sempoa, guru lesnyapun sangat senang kalau mengajar Nafis karena semangatnya.


Kemampuan akademis di sekolah tidak terlalu menonjol tapi di atas rata2 kelas (karena persaingan di kelasnya sangat kompetitif). Kalau dikasih bermain PS di waktu week end, Nafis bisa tahan di depan TV dari melek mata (bangun tidur dan sesudah sholat subuh) hingga larut malam padahal dalam kesehariannya tidur sampai jam 9 aja bisa dihitung dengan jari karena Nafis bukan anak yang tidur larut malam. Waktu memasuki kelas 3, saya mencoba untuk mengurangi waktu bermain PS dan menggantinya dengan aktifitas fisik (main futsal) agar dapat mengimbangi main PS.

Awal semester ini saya 'menantang' Nafis untuk berkompetisi dengan teman sekelasnya. Saya berikan reward Rp.5000 untuk setiap hasil nilai ulangan diatas 90, dan Rp.10.000 untuk nilai seratus. Hasilnya ternyata cukup signifikan karena nilai-nilainya melonjak tajam. Tapi kalau untuk pelajaran yang berhubungan dengan seni (menggambar atau mewarnai) dapat nilai 80 aja udah senang banget...hehehehe.

Untuk urusan non akademis, Nafis mesti mendapat ekstra perhatian seperti naik sepeda. Hingga kini, saya selalu mengingatkannya kalau lewat perempatan (persimpangan) harus lihat ke kiri dan kanan sebelum jalan terus karena saking fokusnya melihat jalan di depannya.

Belum lagi waktu dia kecil, dua kali menghilang di toko buku padahal waktu itu saya hanya sesaat melihat harga begitu menoleh ke smaping dia sudah menghilang. Kemampuan naluri untuk memecahkan masalah harus kita pola atau beri tahu telebih dahulu. Kalau Ajif selalu melihat Nafis sebagai role model, giliran Nafis waktu kecil menjadikan kakaknya Nedia sebagai role modelnya. Pola berpikirnya yang cenderung ke otak kiri membuat saya berusaha untuk melatih otak kanan dengan mengajak bersepeda sesering mungkin agar nalurinya berkembang.

NE

25 comments:

niQue said...

setiap anak berbeda2 ya mas :)
dan membuat orang tua harus lebih kreatif
harus terus belajar
agar bisa membimbing anak lebih maksimal lagi ....

dan dengan cara begitu justru membuat kedekatan dengan anak lebih erat, toh :)

NECKY said...

nique....betul banget...beda zaman, beda permasalahan yang dihadapi oleh mereka. Kalau zaman dulu, mendidiknya seragam...hasilnya berbeda-beda juga....:-)

mylitleusagi said...

he....he....ge,..
setiap anak punya cerita ya om.. :) :)
dan anak,,anak adalah dunia yang gak pernah habis buat kita eksplor.. :D :D :D
jadi punya ide buat posting...
thank you om..
oh iya..
si ajif kan namanya.. "Nazif Hamza." artinya apa om
kalau Nafis nama panjangnya siapa..
he...he..he.. dan semuanya di awalin dengan huruf N

mabrurisirampog said...

cerdas2 yah anak sekarang... :)
smoga de Nafis mnjadi anak yg sholeh,, aamiin...

jadi pengen punya anak sendiri.. halaah..

salaam

NECKY said...

mabruri...cari dulu ibunya donk....hehehe

NECKY said...

usagi...Nazif itu artinya bersih, sedangkan Hamza adalah sahabat nabi yang memiliki julukan singa padang pasir. kalau digabung menjadi seorang yang tegas namun berhati bersih...percaya atau tidak karakter anak itu sangat sesuai dengan nama mereka. Untuk Nafis, artinya Bernilai/berharga/ atau suci, Nafiz artinya yang melaksanakan. sedangkan nama panjangnya Nafizal Muhammad. Hmm, ternyata elo notice juga kalau anak2 gw berawalan N semua...:-)

bhiberceloteh said...

Waah hebat yaah Nafiiss.. kemampuan akademisnya bagus banget, mudah2an semakin terasah seiring umur berjalan.. apalagi usia remaja, biasanya banyak distractionnya..

Btw, iya loh kenapa namanya "N" semua? biar matching sama Papa nya yaaa? hehehehe

Orin said...

Subhanalloh ya mas, anak2 itu spesial dan unik ;)

Necky said...

orin ...betul...betul...betul...

Necky said...

bhi...iya donk....sm kayak papanya....hehehehe biar gampang diinget....

NECKY said...

buat teman2 yang udah meninggalkan komentar di artikel...saya mohon maaf, karena blogspotnya error. Semua komentar hilang semua..... hiks....hiks....hiks....

zee said...

Bagaimana kalau hijrah saja pakai domain pribadi... :)

NECKY said...

zee...sudah saya pikirkan, sekarang sedang mencari hosting yang sesuai dengan keinginan. Ada usulan ga? saya mau cari yang lokal aja karena lebih banyak yang mengakses dari dalam negeri sekalian buat menghemat bandwidth international khan? Tapi kenapa yang lokal lebih mahal dari hosting luar negeri yah???...ini yg saya sebel...

ded said...

Senang mempunyai anak-anak yang cerdas, semoga semuanya sukses.....,

nh18 said...

Nafis mesti mendapat ekstra perhatian seperti naik sepeda. ...

Ingat masa kecil dulu ya Pak Neck ...
:)

Salam saya Pak Neck

NECKY said...

om enha...saya mau ngajak nafis kapan2 naik sepeda yg rada jauh ...biar lebih enak killing time between father and son....hehehehehe

NECKY said...

uda dedi...terima kasih kunjungannya...semoga anak2nya cerdas semua ya ..

bundadontworry said...

bahagia pastinya punya anak2 yg sehat dan cerdas ya Necky :)
semoga kelak mereka menjadi anak2 yg berguna bagi keluarga, nusa dan bangsa , juga menjadi anak2 yg sholeh dan sholehah, amin
salam

NECKY said...

benar bunda...tiada yang bikin ortu bahagia melihat anak2nya menjadi sholeh dan sholehah ya bunda...terima kasih atas doa2nya

bundamahes said...

saya malah lemah di bidang matematika :(
Nafis hebat euy!

NECKY said...

bunda mahes...hebat di tulis menulis khan?...buktinya sering menang di lomba2nya blogger....

primeedges said...

nah ini juga mirip dikit sama aku... aku susah kalo fokus dua hal... pasti kalo dah fokus jadinya gak bisa merespon yang lain... (- -')

NECKY said...

prima..satu2 yah fokusnya....pasti elo jago banget matematikanya yah?

Imelda said...

hmmm kalau baca ini kok seperti melihat Kai ya? Kai juga sering "ngilang" sendiri, tapi suka belajar. Tapi masih banyak waktu untuk monitor Kai deh baru akan jadi 4 th ini.

EM

NECKY said...

model Kai ini bisa jadi 'belajar' sendiri...dia cuma nanya satu dua hal kemudian dicerna sendiri berdasarkan logikanya...mbak...