Friday, 17 June 2011

Tarif Naik, Pelayanan Turun?

gambar ambil dari sini
Berawal dari keprihatinan dari rencana perubahan regulasi PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ). Banyak sekali pendapat dari pengguna moda transportasi yang aktif berdiskusi di milis KRL-Mania maupun para praktisi dan pengamat transportasi berpendapat bahwa seharusnya operator seharusnya meningkatkan pelayanan dulu baru kemudian menaikkan tarifnya.

Sempat juga tadi siang Little Usagi aka Putri menanyakan lewat chat tentang kepastian kenaikan tiket AC ekonomi Bekasi menjadi harga kereta AC ekpress yakni Rp.8000,- Apa yang harus kita perbuat? pasrah aja? melawan dengan cara apa? demo atau boikot??? semuanya itu saya jelaskan sama putri karena kabar terakhir dari komunitas pengguna KRL (KRL-Mania) mereka akan mengumpulkan tanda tangan untuk menolak kenaikan tiket yang cukup fantastis.



Alasan penerapan kebijakan sistem operasi tunggal adalah untuk menaikkan target 1,2 juta per hari tapi karena belum memiliki dana menambah armada makanya diharapkan dengan memberhentikan di setiap stasiun maka semakin banyak orang yang dapat diangkut.....?!??!?! Sungguh logika aneh yang digunakan. Menambah daya angkut orang tanpa menambah kapasitas kereta (tambah armada atau tambah jadual baru), benar2 hitungan hebat.......


Lha terus apa hubungannya menerapkan tarif ekspres di kereta ac ekonomi yah??...alasannya selama ini kami disubsidi nah sekarang subsidinya dihilangkan dan dibebankan kepada pengguna kereta.....!?!?!...plis deh, bilang aja PT KAI mau menaikkan tarif dan tidak usah mencla-mencle.....Yang bikin bingung adalah sikap dari pemerintah.......hingga malam ini....belum ada komentar apapun terkait rencana kenaikan tarif ini.

Beberapa kali, operator kereta melalui juru bicaranya bilang bahwa tarif kereta di Indonesia jauh lebih murah dibandingkan negara ASEAN sekalipun.............ini lagi, membuat perbandingan hanya harga tiket, ayo donk bandingkan pelayanan yang mereka berikan dengan memberikan harga tiket lebih mahal dibandingkan di Indonesia. Pernahkah mereka membuat perbandingan yang apple to apple?? Saya belum pernah membaca sebuah artikelpun mengenai hal ini.

Di milis KRL mania, ada seorang member yang menganalisis jadual baru dan jadual eksisting, dan menurutnya di jadual yang baru ternyata jumlah perjalanannya berkurang...!?!...Nah...selama ini aja pas peak hours penumpang kereta udah kayak ikan sardencis di dalam kaleng, bagaimana kalau jumlah perjalanannya dikurangi tuh???....kalau kata bang haji bilang....:TERLALU.........

Cape yah ngebahas tentang kebijakan yang berhubungan dengan publik?....Apapun hasilnya, yang penting kita sudah menyuarakan kondisi sebenarnya. Piss....

NE


65 comments:

Abi Sabila said...

Sepertinya ga' cuman bang haji, sayapun berpendapat sama, TERLALU. Saya memang jarang sekali naik kereta api, apalagi KRL tapi kalau lihat berita di tv, kayaknya banyak sekali kekurangan yang harus dibenahi, terutama keamanan dan kenyamanan penumpang selama dalam perjalanan. Jadi....seandainya terpaksa tarif harus naik, imbangilah dengan pelayanan yang lebih baik, atau semestinya tunjukan dulu pelayanan yang baik baru berpikir menaikan tarif.

Arman said...

mungkin mau dinaikin tarif nya biar lebih gampang buat dikorupsi... oopssss... :P

NECKY said...

abi....sebenarnya ibarat telur sama ayam....mana yg duluan ...

NECKY said...

bro arman....oops juga ah....hahahaha......yang pasti tahunlalu udh dipasang mesin di setiap stasiun untuk sistem keluar masuknya...tapi akhirnya ga di pakai....

r10 said...

kapan indonesia punya kereta cepat, jakarta - surabaya 2 jam saja :D

NECKY said...

kalau relnya ada di atas bro...biar ga ada yg ketabrak kereta lagi ;-)

mabrurisirampog said...

apa aja skarang maunya dinaikin harganya, tapi tak disesuaikan dengan pelayanannya...

NECKY said...

mabruri......jadi kudunya kita harus gimana nih??

niee said...

lah iya lah klo tarif di Indonesia lebih murah, wong KRLnya juga paling jelek diantara asean :P

NECKY said...

niee........tapi yg kayak gini ga pernah dijadikan perbandingan oleh bapak2/ibu2 pejabat kita tuh??

IndahJuli said...

Wow, mau naik? meski jarang menggunakan KRL (krn jarang ke mana-mana :D), tapi nyesak juga kalau ngeluarin Rp 8 ribu buat KRL biasa.
Yang KRL AC aja nggak sesuai harga, kalau pagi penuh.

ded said...

Saya sempat menjadi pelanggan kereta AC ekonomi selama hampir satu setengah tahun (sore s/d malam) s/d Februari 2011. Saat itu cukup nyaman dengan tiket Rp5.500. Tapi saya beli abonemen (klo ga salah Rp155.000).
Saya cukup kaget mendengar harganya sampai Rp9.000 (atau Rp 8.000)sekarang, benar2 fantastis .....

NECKY said...

indah juli...kira2 apa yg kita kudu lakukan ya bu? tiket naik...tp kereta penuh...eh apa maksudnya tiket dinaikin biar keretanya kosong kali yah???...hehehehe

NECKY said...

uda ded...harga abonemen kalau ga salah menjadi 250 ribuan deh....ga sampai 100% khan?....emang top dah kebijakan kaau naikin harga di negeri ini.

jasmineamira said...

saya yg bukan pengguna tetap kereta juga tetep keberatan dengan aturan tersebut. saya setuju dengan yg ditulis oleh pak necky, harusnya jadwal keretanya ditambah, liat aja kalo peak hours, masih napak ke lantai kereta aja udah alhamdulillah, saya pernah naek kereta yg sayanya keangkat gitu, kaki ga napak ke lantai kereta. aduuuuhh.
yg harus diperbaiki adalah kualitas kenyamanannya, jangan seenaknya naekin harga tiket :( meskipun kita adalah negara dgn harga tiket termurah (katanya) tapi kereta indonesia sebenernya udah ga layak untuk beroperasi bukan? kalau kereta bagus, banyak, dan nyaman, saya yakin para pengguna kereta ga keberatan untuk bayar sedkit lebih mahal. hehee

bundadontworry said...

di negara2 tetangga , KA malah dijadikan andalan angkutan massal yg tepat waktu .
kenapa mereka yg berkuasa dan berhubungan dgn transportasi tdk studi banding ke sana,krn dgn teratur nya jadwal, harga yg terjangkau, keamanan dn kenyamanan yg terjamin, bukan gak mungkin akan mengurangi juga kemacetan di jalan raya?
salam

Mama Calvin said...

Pascal suka sekali lihat kereta2 cepat di DVD, andai disini ada yg seperti itu ya

mamah Aline said...

sudah saatnya pemerintah menjadikan kereta api sarana umum yang nyaman dan diandalkan, biar gak banyak kendaran pribadi sliweran di jalan

NECKY said...

malah tadi malam setelah siangnya dilakukan uji coba single operation (SO) ada pengrusakan kereta di kota karena jadual kereta ekonomi panas yg mereka biasa naik jadi berubah. Bayar 2500 jadi bayar 9000. Ada kekhawatiran pas diberlakukan SO bisa chaos karena akan banyak pengguna kereta ekonomi kekurangan jadualnya

Lyliana Thia said...

ehm... kabarnya presiden mau beli pesawat jet pribadi...

*ironis*

NECKY said...

bunda...memang belum ada niat dari pemerintah kita tercinta untuk menata perkeretaapian. Memang sih ada dirjen perkeretaapian sekarang ini tapi malah berantakan dan menurun pelayananannya?.... gimana donk bun?

NECKY said...

ma calvin...aajif juga pernah seneng banget liat video kereta...bolak balik download dari youtube filmnya thomas....

NECKY said...

mamah aline...ironis sekali yah? ngomongnya mau ngurangi jumlah kendaraan pribadi di jalan eh kereta api koq ga diurusin...malah dibiarin mati secara perlahan....??

NECKY said...

thia...hhahaha...jadi pesawat pribadi vs kereta api donk????....tahu ga sih sebenarnya masalah di rakyatnya yah??

@zizydmk said...

Hmm...
Sayang sekali kalau KA tidak diperhatikan sebagai salah satu sarana pengganti kendaraan pribadi. Pelayanan tentu harus sebanding dengan tarif yg dinaikkan itu....

annployee said...

Lebih parah lagi ketidakpedulian terhadap konsumen/pemakai jasa transportasi seperti ini menular ke semua daerah di Indonesia.

CBI said...

ini semua bagai rantai mas,, kita gak begitu saja menyalahkan PT KAI,, coba kita tengok kira-kira sejak jaman kolonial hingga sekarang, panjang lintasan makin tambah atau berkurang? kemudian kira-kira sebagai transportasi massal murah apakah PT KAI diberi harga murah untuk bahan bakar? rasanya tidak demikian,.. semoga pemerintahan ke depan makin baik..

NECKY said...

cbi...pt kai hanya sebagai operator. Semua kebijakan masih oleh pemerintah. Waktu mau naikin tarif beberapa bulan yg lalu, dibatalkan oleh pemerintah tapi yg namanya PSO (yg gw denger) masih belum dibayarkan oleh pemerintah kepada pt kai....jadi pemerintah emang belum niat membenahi kereta api....

NECKY said...

zee...yg ada nanti mau ada peraturan nopol ganjil dan genap yg boleh lewat di jalan2 tertentu di jakarta. Nah angkutan masal ga mau diurusin....? gimana mau sinkron kebijakannya

NECKY said...

ann....gimana ga makin liar aja yah penumpang angkutan sekarang ini??? kapal terbang telat, penumpang ngamuk di bandara...

Nia said...

waduhh...pusing yach lihat kebijakan di indonesia...selalu tdk berpihak kepada rakyat kecil....kapan majunya nech negara? kalo pejabatnya asyik mikirin kepentingannya sendiri2....(presiden mau beli pesawat jet pribadi? alamakk.....)

meskipun aku ngga pernah naik kereta kalo ke kantor, tapi sering denger curahan temen2 yg biasa naik kereta.....pastinya rencana kenaikan tarif ini bikin temen2ku pusing tujuh keliling...gaji ngga naik2...ongkos dan kebutuhan sehari2 udah pada melambung tinggi......

aan said...

Layanan Transportasi publik diindonesia sangat memperihatinkan...kelas eksekutif aja layanannya dipertanyakan?apalagi kelas KRL?

masyhury said...

Wuoh... saya gak ngerti mas, lha wong naik kreta api aja gak pernah.
Naik atau turun? hemmm...

NECKY said...

mbak nia....harga2 kalau naik, kita cari substitusi barang sejenis dengan harga yg lebih murah atau kita membatasi konsumsinya. Kalau transportasi yg mahal?....kereta moda yg paling efektif dan murah...kalau sampai naik....yah berkreasi lagi apa yg bisa diatur pengeluaran lainnya....hiks...hiks...hikss

NECKY said...

aan...maklum lah yg buat kebijakan tapi ga pernah menggunakannya...jadi nya yah begini,,.....

NECKY said...

masyhury...nanti kalau main ke jakarta...saya anterin naik kereta deh mas....pas jam pulang kantor yah...biar bisa jadi tulisan....hahahaha

Orin said...

Hayulah kita boikot rame2 mas *kompor meleduk dot com*

Si Tukang Makan said...

menambah daya angkut dengan tidak menambah daya armada? apa gak berbahaya tuh ... otaknya yg ga beres ini penumpan KRL apa pejebata yg disono ntuh yah *mikir*

Susindra said...

Wah, pak Necky sedang marah, nih.

Banyak yang perlu dibenahi di negeri ini ya Pak.

Batavusqu said...

Salam Takzim
Keputusan akhir tetap harus dilakukan oom biar pemerintah tau kalau program itu banyak mudhoratnya, walau saya bukan pengguna kereta tapi saya membayangkan pekerja-pekerja minor yang mencari nafkah harus mengeluarkan uang tambahan demi penghasilan yang tidak bertambah
Saya yakin akhirnya pasti ada demo yang melawan kebijakan PT KA oom
Maap oom ini juga penyampaian anak yang mendengar keluahan itu.
Salam Takzim Batavusqu

NECKY said...

orin...ayo kita boikot daging sapi impor.... *lho koq ga nyambung?*.....heheheeh

NECKY said...

tukang makan....gw berusaha memasukkan logikanya nih...*berpikir keras...gimana caranya nambah penumpang tanpa menambah kapasitas armada?*

NECKY said...

mbak susi...saya bingung van herasn aja melihat kebijakan2 yang kurang berpihak kepada orang banyak. Waktu Sutiyoso dicerca abis2an sama hampir semua orang....sayapun sempat ikut2an tapi segera sadar karena yg dia putuskan itu untuk kepentingan orang yg lebih banyak. Transjakarta saat ini menjadi salah satu moda trasnportasi masal yang dipilih banyak orang....nah kalau mau buat keputusan itu berpihak rakyat lah...

NECKY said...

kang isro...maunya kita pengguna KRL tidak mau sampai kepada pengrusakan karena itu akan merugikan kita semua...Kita mau win-win solution tapi masalahnya...pemerintah sebagai yg punya kewenangan seharusnya bisa mengkaji keputusannya, kenapa menghapus PSO untuk kereta ekonomi ac? sedangkan untuk Premium aja mereka masih maju mundur....hapus atau ngga...mudah2an para pembuat keputusan diberikan hati dan otak yang jernih dalam melakukan keputusan demi kemaslahatan bersama...

dmilano said...

Saleum
Seharusnya diimbangi dengan perbaikan kualitas pelayanan, jadinya para pengguna tidak merasa dizalimi ya bang
saleum dmilano

advertiyha said...

trus harga apa ya pak yang turun di Indonesia ini? hehhe..
maap pak, gak terlalu komen sama isi artikel, cuma pengen nyapa pak necky, pa kabar pak?? :)

DewiFatma said...

Meski disini nggak ada KRL, tapi saya tidak mendukung kenaikan harga yang tidak sebanding dengan perbaikan pelayanan, Mas.

Karena itu sungguh T E R L A L U !
*Hidup Bang Haji*

NECKY said...

dmilano...semoga aja orang2 yg berada di pucuk pimpinan dicerahkan hati dan pikirannya...

NECKY said...

mbak iyha........halllllooo, seneng juga dikunjungi lagi setelah sekian lama hiatus.. alhamdulillah baik ....yang turun itu adalah harga Hape dan komputer mbak...mau beli yah?? hehehehe

NECKY said...

dewi...mungkin kalau ditempat elo...harga tiket kapal antar pulau naik hingga lebih dari 50% kira2 reaksinya apa dari penumpang reguler kapalnya??

isnuansa said...

Yap, harga yang murah di Indonesia, pasti (main klaim aja saya) nggak akan sebanding dengan harga mahal di luar negeri, tetapi dengan fasilitas yang nyaman.

Kita pasti milih yang --agak-- lebih mahal, tapi nyaman, dari pada murah tapi fasilitasnya acak-acakan. :)

NECKY said...

isnuansa....pilihannya merupakan tipe orang 'kita' banget deh....hehehe

Aulia said...

saya kemarin pas naik hari uji coba untuk 2 juli mendatang, ibu2 pada ngomel di kereta AC..haha

easy said...

wah beruntungnya aku ga tinggal di jabodetabek :D

Lozz Akbar said...

betul pak Necky, pelayanan dulu ditingkatkan baru bicara tarif.. tapi kalau bisa jangan naik deh, kasihan.. ujung-ujungnya wong cilik yang nelongso

sibair said...

yang kasian itu klo tiap stasiun kudu berenti.. bisa bikin telat kan :(

Sya said...

Ga KRL ga busway, semuanya memprihatinkan :(

kezedot said...

begitulah yg terjadi......
salam

NECKY said...

aulia...elo ikutan ngomel2 ga?? :-)

NECKY said...

bro akbar....nasibnya wong cilik memang gitu yah nasib....nasibbbbbbbb....

r10 said...

pelayanan KAI masih parah, uang tiket suka ga dikasih kembalian

NECKY said...

sibair...kasihan orang bogor...kalau mau sampai di Jakarta...kudu bawa bekal....eehehe

NECKY said...

sya...prinsipnya layanan publik kita ga diberesin sama pemerintah kita bu

NECKY said...

kezedot...pasrah donk???

NECKY said...

r10...emang pernah kena ya bro...uang kembaliannya ga dibalikin??