Thursday, 17 March 2011

Pemimpin = Leader?

Hari Kamis minggu lalu (11 Maret 2011), saya ditugaskan kantor untuk mengikuti seminar setengah hari tentang Knowledge Management di Financial Hall Graha Niaga. Ada tiga pembicara di acara tersebut, hanya satu pembicara utama yakni Hengky S Chahyadi, seorang Coach yang bekerja di PT Smart Tbk.

Secara singkat, beliau menuturkan dalam membangun dan membentuk seorang leader membutuhkan waktu yang tidak sebentar dan tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan. Meskipun banyak teori dan pelatihan tentang leadership namun setiap perusahaan tidak dapat serta merta mengimplementasikan karena memiliki budaya yang berbeda-beda sehingga tidak semua teori-teori tersebut dapat diimplementasikan dengan baik.

Dalam pengalaman selama 12 tahun menjadi coach ditempatnya kerja sekarang ini, beliau menekankan bahwa untuk membuat seseorang menjadi leader yang baik dibutuhkan role model  atau keteladanan sebagai panutan untuk menularkan prinsip-prinsip menjadi leader. Selain itu, teori-teori leadership yang telah diberikan harus diterapkan secara bertahap tergantung dengan individu dan budaya perusahaan itu sendiri.

Sambil mendengarkan penuturan beliau, pikiran saya langung mengingat tausyiah ustad saya tentang leadership. Menurutnya seorang pemimpin haruslah memiliki ciri yakni:

  • Seorang pemimpin harus sehati dengan rakyatnya. 
  • Pemimpin itu harus memiliki perhatian tinggi terhadap rakyatnya. 
  • Pemimpin menjalankan kepemimpinan dengan kelembutan.
  • Terakhir seorang pemimpin itu wajib memiliki sifat empati dan kasih sayang. 
Cita-cita rakyat mesti berbanding lurus dengan cita-cita presiden atau rajanya. Rakyat ingin hidup damai, makmur dan sejahtera, seorang pemimpin harus merealisasikan bagaimanapun caranya. Apabila mengendalikan pemerintahan dengan kekerasan tanpa memberikan perhatian terhadap kebutuhan rakyatnya, waktu akan berbicara seperti yang terjadi di Timur Tengah baru-baru ini.

Dalam lingkup lebih kecil yakni perusahaan, tidak ada seorangpun karyawan yang  ingin perusahaan tempatnya bekerja menjadi rugi, seorang pimpinan perusahaan yang sehati dengan karyawannya akan berusaha juga untuk memberi keuntungan dan kesejahteraan bagi karyawan-karyawannya. Apabila ada pimpinan anda tidak memiliki ciri-ciri seperti diatas dapatkan dipastikan dia tidak dapat menjad panutan.

Hari ini (18 Maret 2011) saya membaca artikel di harian Republika yang menulis tentang ibu Tri Mumpuni. Tanpa gembar gembor, beliau telah membantu menularkan ilmunya dan telah menerapkan di 60 desa terpencil dengan memberikan listrik melalui Pembangkit Tenaga Listrik Mikrohidro(PLTM). Beliau memiliki ciri-ciri sebagai leader yakni memiliki perhatian yang tinggi kepada masyarakat banyak, memiliki empati terhadap kesulitan dengan membangun PLTM, ikut merasakan kebutuhan mereka, dan sebagai pemimpin perusahaannya saya percaya beliau penuh dengan kelembutan dan memberi keteladanan kepada anak buah serta sebagai ibu kepada anak-anaknya.

Saya lantas bermimpi seandainya semua pemimpin yang ada di negara kita, memiliki ciri-ciri di atas maka Indonesia akan menjadi sebuah negara Besar...(bukan besar hutang maupun besar korupsi yah). Mudah-mudahan saya masih bisa menyaksikan Mimpi menjadi Kenyataan....

NE

20 comments:

Arief Bayoe Sapoetra said...

4 ciri itu yang mestinya diterapkan pemimpin2 negara ini.....hehehehe(gak nyambung.com) salam hangat BERGER(jember blogger)

primeedges said...

Hmmm... iya saya denger tuh tentang pembangkit listrik baru...

yang pasti seorang leader itu besar kecilnya selalu ada dijiwa tiap orang, hanya saja seberbakat apa dia menajdi leader buat orang lain... gak semua orang bakat jadi direktur, gak semua orang berbakat jadi karyawan... :)

Abi Sabila said...

Amin, inysa Allah mimpi ini bukan sekedar bunga tidur saja, terutama jika mereka yang berambisi memimpin tahu kriteria apa yang semestinya dipenuhi untuk menjadi pemimpin sejati. Kita doakan dan berbaik sangka saja.

marsudiyanto said...

Nunggu Pemilu mendatang...

NECKY said...

arief....ada ga yah pemimpin kita yang kayak ini??

NECKY said...

prima....ga semua orang juga bakat jadi orang seneng yah???.....hehehehe

NECKY said...

abi...minimal kita sebagai pemimpin keluarga kudu menerapkan itu khan yah??

NECKY said...

pak mars....nyalonin jadi anggota dewan donk... apa ga kita buat aja DPR versi maya....gimana pak?

i-one said...

wah,susah kayaknya nerapin 4 empatnya.salam kenal.klu ada waktu main2 keblog ane ya

Kakaakin said...

Semoga kelak beneran ada pemimpin seperti itu di negara kita...
Pengen juga ndengar negara kita telah bebas utang... :D

NECKY said...

kaka akin....yang ada tiap tahun utangnya malah nambah nih...kalau ngebayangin 1000 trilyun ...kapan lunasnya yah??

NECKY said...

i-one....terima kasih ats kunjungannya.... langsung meluncur ke tkp ya bro...

Merliza said...

berat nian sebenarnya tugas seorang pemimpin itu... tapi herannya ttp aja banyak yg bunuh2an demi bisa duduk di atas sana :(

julie said...

sepertinya pemimpin di negeri ini harus memiliki sedikit ketegasan juga ya mas karena rakyatnya sudah banyak yang kurang ajar hehehehe
itu pendapat saya pribadi saja lho :D

ysalma said...

kalo pemimpin yang sekarang menerapkan point diatas Indonesia memang akan terkenal dengan kemakmuran rakyatnya, bukan pemerintahnya yg kor*** :(

bundadontworry said...

masih berharap, entah kapan, entah bila,
siapa tau nanti negeri ini, mempunyai seorang pemimpin yg benar2 amanah dan mampu juga jd teladan.
mimpi boleh khan ,Necky ?
hehehe.....
salam

NECKY said...

merliza...kalau temen saya bilang cara mahal masuk neraka.....*ikut pilkada, jadi anggota dewan karena untuk menjabat kudu nyogok.....*.....hehehehehe

NECKY said...

julie...saya sangat setuju...kebanyakan negara2 berkembang yang maju punya kepala negara yang tegas dan tidak korup....kita butuh kepala negara yang rada 'gila' kayak soekarno, dan tegas kayak soeharto, dan pintar kayak habibie.....

NECKY said...

mbak salma...kebanyakan pemimpin kita sekarang kurang memikirkan kesejahteraan rakyat...korupsi itu jelas2 menyengsarakan rakyat.....kita butuh pemimpin yang amanah

NECKY said...

bunda...seandainya Ahmadinejad menjadi pemimpin kita....mungkin negara ini akan maju.... atau kita naturalisasi aja beliau ya bun? setuju..???