Wednesday, 2 March 2011

Menjemput Rezeki

ambil gambar dari sini
Tidak terasa bulan Maret sudah tiba, pada tulisan terakhir, saya menulis tentang Memilih Sekolah Kemudian Mbak Erry alias Bibi Titi Teliti menulis tentang Kayla yang mau masuk sekolah dasar dengan biaya yang relatif cukup tinggi.Saat membaca tulisan beliau saya jadi teringat ketika di kantor ada "Knowledge Cafe" (sebuah acara yang dibuat oleh kantor dalam rangka meningkatkan wawasan/knowledge karyawannya) dimana pembicara waktu itu adalah Lidwina Hananto (seorang perencana keuangan). Pembahasannya sangat bagus dan detil bahkan mendorong kita semua untuk dapat disiplin dalam mengatur keuangan keluarga kita. Perencanaan keuangan yang detil membuat hidup orang menjadi lebih teratur dan bertanggung jawab.

Pengalaman saya berdiskusi dan sharing 'pengalaman' orang-orang tua dahulu ada dua tipe pendekatan yang sangat berbeda berkaitan dengan "kebutuhan kita di masa akan datang." 

Tipe pertama yakni orang-orang yang selalu berhitung akan pengeluarannya dan mengorbankan kebutuhan saat ini demi kebutuhan di masa akan datang. Orang-orang tipe seperti saya menamakannya "Insurance Minded"

Sedangkan tipe kedua yakni orang-orang yang yakin akan kebesaran-NYA dimana kebutuhan mereka akan selalu terpenuhi. Bagi mereka yang terpenting adalah tetap berusaha dalam menjemput rezeki. Orang-orang seperti ini punya prinsip "Do The Best, Let God Do Rest"

Saya punya teman dengan dua tipe ini, dan kalau sudah masing-masing berpendapat saya tinggal yang bingung deh karena masing-masing memiliki alasan yang kuat dan sangat masuk akal. Saya berusaha menjadi tipe yang baru yakni diantara keduanya...namun hingga saat ini koq masih belum bisa juga yah?? Soalnya menjadi tipe satu, koq saya masih kurang sreg dengan asuransi. Menjadi tipe kedua, koq keyakinan dan keimanan masih belum kuat.

Sementara masih bingung masuk tipe yang mana....saya memutuskan lebih baik menjemput rezeki sebisa mungkin dan mendapat berkah serta ridho-NYA karena saya berpendapat rezeki masing-masing orang sudah ditakar tapi kita berkewajiban menjemput sehingga dapat menikmati keberkahannya.

27 comments:

Arman said...

kalo ada duit mendingan diinvestasi di properti dah kalo menurut gua. return nya lebih gede dari asuransi. dan itu untuk jangka panjang kan...

Abi Sabila said...

setuju pak, rizki kita sudah disiapkan termasuk takarannya, tugas dan kewajiban kita adalah berikhtiar menjemputnya. Dan yang tak boleh dilupakan bahwa jika keberkahan yang kita harapkan, bukan segala cara kita jalankan, harus diingat bahwa takaran rizki sudah ditetapkan, sedikit banyak yang penting adalah keberkahannya.

Arief Bayoe Sapoetra said...

essip ..... rejeki itu memang kita yang harus menjemputnya..... Ga akan ada rejeki itu turun dari langit kalo ga kita sendiri yang berusaha mendapatkannya. Semoga apa yang kita usahakan menjadi rizki yang halal & barokah bagi kita

cucuharis said...

menjemput rejeki dengan indah untuk rejeki yg berkah :)

Maaf baru nongol lagi sobat
Baru update dan BW lagi nih daku
Salam persohiblogan :)

Bibi Titi Teliti said...

Whuaaaaa...
makasih udah nyentil2 namaku disono ya bang...hihihi...

Aku juga kayaknya termasuk kategori "somewhere in between" deh Bang...

Selama ini selalu berusaha untuk "Hoping for the best but planning for the worst"...

Aku hanya punya asuransi pendidikan aja, karena Abah kerja di swasta dan aku ngerasa kita harus selalu prepare kalo ada apa2.

Walaupun tetap...balik lagi sih..semua terjadi atas ijin Tuhan...

Lozz Akbar said...

rejeki sudah ada yang atur.. tinggal kita berusaha

met siang Pak

NECKY said...

bro arman...kalau property emang menjanjikan tapi butuh investasi yang besar lho...

NECKY said...

abi sabila...bener banget deh. Percuma khan kita cari uang ...banting tulang eh tahunya begitu udh terkumpul harus kita kembalikan ke rumah sakit (sakit karena kecapaian ...karena pulang malam terusss)

NECKY said...

mas arief....setuju banget deh....

NECKY said...

bro haris....iya nih kemana aja bro...??

NECKY said...

mbak erry...yang penting nyisihin dikit2 ya untuk anak2 sekolah...cukup atau ngga urusan belakangan lah....

NECKY said...

bro akbar...ayo mari kita berusaha sekuat tenaga yah

ikkyu_san said...

kalau aku mau yang insurance minded juga ngga bisa. Abis duitnya ke situ, ngga bisa makan sehari-hari deh. Jadi ya aku somwhere in between aja, dan mendekati yang que sera-sera hahaha

EM

NECKY said...

mbak EM...makin banyak yang somewhere in between nih kayaknya.....:))

aiysna said...

saya suka yang Do the best, let God do rest. kalau kita niatkan mencari uang untuk ibadah,InsyaAllah uangnya berkah dan cukup untuk memenuhi kebutuhan.
salam kenal.. :)

gayahidup said...

wah, Necky sepertinya kita ada dlm tipe yg sama , bunda jg gak punya asuransi pendidikan utk anak, krn kurang sreg, dan, akhirnya memutuskan cara tradisional, utk menabung dan menjemput rezeki yg insyaallah barokah dlm ridhoNYA, krn yakin, tiap orang, ada rezekinya masing2 termasuk anak kita.
akhirnya pd saat si bungsu masuk kuliah kedokteran dgn biaya yg lumayan mahal, ternyata ada saja uang utk merealisir keinginan si bungsu ini.
so.......gak usah khawatir dgn pendidikan anak .toh, Allah swt tau yg terbaik utk hambaNA, selama kita bekerja keras utk itu .
salam

Kakang Prabu said...

saatnya bikin asuransi nih....

NECKY said...

mbak isna ...selamat kenal juga...mudah2an uang dan rezeki yang diperoleh membawa berkah ya mbak

NECKY said...

bunda...kemarin ini saya sempat kepikiran...bisa ga yah menyekolahkan anak hingga universitas ... padahal anak saya yg paling gede baru kelas 1 smp....hehehehe kejauhan ya bun??

NECKY said...

kakang prabu...asuransi apa bos??

newbie said...

salam kenal,namaku tidak ada disana :-D soalnya saya baru belajar ngeblogging :-D

salam sejahterah

NECKY said...

bung andi...met kenal juga..........terima kasih sudah mampirr

primeedges said...

Hmmm, kalo mas aja bingung, apalagi saya, wkakakakka...

tapi yang kepikiran sama saya, sama seperti mas arman, investasi... :)

menone said...

menone termasuk yang isurance minded hahahahahahahaha........


salam persahabatan selalu dr MENONE

NECKY said...

prima...zaman sekarang investasi banyak macamnya asal jangan salah pilih aja bro...semoga sukses

NECKY said...

kayaknya om menone...punya asuransi lengkap nih, aja om? pendidikan, jiwa, kesehatan, kerugaian?... hehehehe

ysalma said...

bukan yang pertama, dan juga ga yang kedua banget,, manusia wajib berusaha sebaik kemampuan yang dia bisa dalam menjemput rejeki yang berkah..