Friday, 21 May 2010

Anak Baru Gede (ABG) Dengan Orang Tua

Sudah beberapa hari ini cerita tentang Arumi (sang artis) yang nota benenya masih ABG menghiasi media cetak dan media elektronik. Dia melarikan diri dari rumah dan minta komisi perlindungan anak (ketua: kak Seto). Kita tidak mengetahui duduk permasalahan sedari awal namun kenyataannya adalah ada artis ABG yang kabur dari rumah karena merasa dipaksa bekerja oleh ibunya.

Menurut Efriyani Djuwita, M Si,psikolog anak dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia,  mengatakan bahwa memang sudah kewajiban bagi orangtua untuk menstimulasi dan mengembangkan bakat anak. 

"Namun, jangan lupa ada tugas lain yang perlu diperhatikan, tak sekadar menyalurkan minat, tapi juga bagaimana memerhatikan perkembangan lainnya, seperti memberikan ruang untuk bersosialisasi dengan teman-teman sebayanya, pendidikan, hiburan, dan istirahat di luar kegiatan itu. Hal ini yang kadang dilupakan oleh orangtua," katanya.

Menurut si artis dirinya merasa dieksploitasi oleh orang tuanya?? sedangkan menurut orang tuanya bukan itu masalahnya. Ayo...siapa yang harus di percaya jika situasi seperti ini? Syukurlah kalau perkembangannya di hari ini sudah kembali ke rumah orang tua. Apa perlu yah...kita mesti lapor ke komisi perlindungan anak? Namun perlu diingat...papan kayu yang sudah dipaku....meskipun kita cabut pakunya...masih dapat terlihat jelas lobang bekas paku....Biar bagaimanapun...sebagai orang tua hendaknya lebih bijaksana, sedangkan kepada anak2 muda....coba anda bayangkan energi yang telah dikeluarkan orang tua dari sejak bayi hingga saat ini anda membaca blog saya....

Ciputat, 21 Mei 2010
http://sentilan.blogspot.com/

20 comments:

Den Hanafi said...

merasa dieksploitasi?? kasian. inilah mengapa komunikasi antara anak dan orangtua harus terjalin dengan baik.

rakhmad said...

Hmm,
Untung saya bukan bapaknya.

Quinie said...

iya kesian orang tuanya...s

Naila said...

kita tunggu kisah selanjutnya aja, hohohoh

deadyrizky said...

gak nyangka sebenernya kalo AB yang wajahnya udah mature banget itu masih abege
kasian dia...

ded said...

Memang sering terjadi kesalah pahaman antara orang tua dan anak. Apalagi kalau kurang komunikasi atau orang tua yang otoriter.............

Anonymous said...

Makasih, Guam Chat

NECKY said...

@Den hanafi & @ded........setuju 200% yakni komunikasi.
@rahmat....emang kalao elo bapaknya mau diapain bro?
@quinie...kl siapa yg hrs dikasihani adalah gimana kita meghadapinya
@nay....terusannya jadi happy ending
@deadrizky....anak2 sekarang udah mateng duluan dgn mendahului terlebih dulu

ernidw said...

anak jaman sekarang

ayel bertuah said...

jalan2 pagi sambil mencari informasi...

darahbiroe said...

wahhh
kasihan yaw
kek sapi perahan ajah dunt arumi
hahhaa
:D

antokcupu said...

kasihan yaw
di pekerjakan nuy
haha

cucuharis said...

anak selayaknya bisa ngeh dengan pengorbanan ORTU yang begitu banyaknya

mga saya jd anak yg berbakti :)

JUN said...

kasian juga, masalahnya dia tambang emas yg cukup potensial sih :p

aming said...

selamat sore...

izin berkunjung & salam kenal

sawali tuhusetya said...

hubungan antara ortu dan anak memang harus ada sinergi. orang tua menyayangi anak, anak mesti menghormati ortu agar terjadi interaksi timbal balik secara harmonis.

NECKY said...

@ernidw...anak jaman sekarang emang kenapa bro?
@darahbiroe & jun ...betul boss
@cucuharis...mudah2an semua orang bisa berbakti kepada oran tuanya
@sawali...nilai2 tsb udh luncur sekarang ini...

Delia said...

Apa mencari sensasi :D
lia gak pernah tau nih berita ini..
ketinggalan banget ya...

makasih

nh18 said...

Ah ...
Arumi ... arumi ...

sumber bisnis dollar said...

klo dipikir pikir sich emang segala sesuatunya perlu terbuka. terbuka hati, mata & pikiran dkk