Sejak minggu lalu tayangan televisi khususnya Metro TV dan TV One ramai membicarakan calon-calon menteri yang dipanggil ke Cikeas untuk menjalani Fit and Proper Test. Bahkan ketika menteri-menteri diumumkan oleh Presiden beberapa hari yang lalu, kru-kru televisi stand-by di rumah-rumah para calon tersebut untuk menyaksikan secara langsung reaksi dari calon menteri dan keluarganya. Reaksinyapun beragam, ada yang bertepuk tangan, ada yang bersyukur, ada yang mendapatkan peluk cium dari segenap keluarga, dan sebagainya. Inti dari reaksinya adalah senang.
Saya lalu teringat pada zamannya Rasulullah. Ketika para sahabat diberi tugas atau jabatan, merekapun menangis karena takut tidak amanah dan adanya pertanggungjawaban di hari akhir nanti. Sayapun jadi teringat akan kisah Khalifah Umar bin Abdul Azis. Beliau sempat menolak jabatan tersebut hingga akhirnya beliau berkata “Wahai sekalian umat manusia! Sesiapa yang taat kepada Allah, dia wajib ditaati dan sesiapa yang tidak taat kepada Allah, dia tidak wajib ditaati oleh sesiapapun. Wahai sekalian umat manusia! Taatlah kamu kepada aku selagi aku taat kepada Allah di dalam memimpin kamu dan sekiranya aku tidak taat kepada Allah, janganlah sesiapa mentaati aku“
Meskipun Khalifah Umar bin Abdul Azis memerintah dalam waktu yang singkat yakni 2 tahun, namun beliau dapa. Tapi, seluruh negeri mendapatkan keadilan. Bahkan, ketika menjelang usainya ramadhan, tak lagi ditemukan di seluruh negeri, rakyatnya yang berhak mendapatkan zakat. Umar bin Abdul Aziz adalah khalifah yang alim, adil, dan ahli zuhud.
Semoga saja para pemimpin baru kita mencontoh beliau dalam melaksanakan tugas-tugasnya dalam masa jabatan mereka dengan mengedepankan kepentingan rakyat semata. Insya Allah
Ciputat, 22 Oktober 2009
www.sentilan.blogspot.com
Thursday, 22 October 2009
Sunday, 11 October 2009
Apakah Kanker Penyakit Langka ?
Assalamualaikum,
Dalam beberapa bulan belakangan, mendengar kata penyakit kanker seperti halnya mendengar penyakit umum lainnya. Betapa tidak, dari tante, saudara sepupu, istri teman SMA, tetangga teman SMA hingga anak dari teman kantor, semuanya mengidap penyakit tersebut.
Fenomena apakah gerangan ini? Apakah ilmu kedokteran yang semakin canggih hingga dapat mengetahui penyakit secara detil? ataukah pola hidup manusia yang makin tidak sehat dan menyebabkan mudah berkembang biak sel-sel kanker? Belum ada penelitian tentang itu kecuali testimoni dari penderita-penderita kanker itu sendiri.
Hingga saat ini dari sudut pandang medis, kemoterapi merupakan "obat" yang paling mujarab. Namun pengobatan alternatif lainnya tetap menjadi pilihan seperti pengobatan dengan herbal (terapi buah sirsak, terapi buah mengkudu (tahitian noni), akupuntur dan akupresur, dan lain-lain.
Beberapa literatur atatu artikel yang pernah ada menyebutkan bahwa penyebab seseorang terkena penyakit kanker disebabkan oleh pola makan, pola hidup, lingkungan dan faktor genetik (keturunan). Lima tahun yang lalu, jarang sekali kita menemukan penderita penyakit kanker.
Semoga saja semua penderita penyakit ini dapat sembuh total, khususnya orang-orang "disekelilingku."
Wassalam
Ciputat, 11 Oktober 2009
http://www.sentilan.blogspot.com
Dalam beberapa bulan belakangan, mendengar kata penyakit kanker seperti halnya mendengar penyakit umum lainnya. Betapa tidak, dari tante, saudara sepupu, istri teman SMA, tetangga teman SMA hingga anak dari teman kantor, semuanya mengidap penyakit tersebut.
Fenomena apakah gerangan ini? Apakah ilmu kedokteran yang semakin canggih hingga dapat mengetahui penyakit secara detil? ataukah pola hidup manusia yang makin tidak sehat dan menyebabkan mudah berkembang biak sel-sel kanker? Belum ada penelitian tentang itu kecuali testimoni dari penderita-penderita kanker itu sendiri.
Hingga saat ini dari sudut pandang medis, kemoterapi merupakan "obat" yang paling mujarab. Namun pengobatan alternatif lainnya tetap menjadi pilihan seperti pengobatan dengan herbal (terapi buah sirsak, terapi buah mengkudu (tahitian noni), akupuntur dan akupresur, dan lain-lain.
Beberapa literatur atatu artikel yang pernah ada menyebutkan bahwa penyebab seseorang terkena penyakit kanker disebabkan oleh pola makan, pola hidup, lingkungan dan faktor genetik (keturunan). Lima tahun yang lalu, jarang sekali kita menemukan penderita penyakit kanker.
Semoga saja semua penderita penyakit ini dapat sembuh total, khususnya orang-orang "disekelilingku."
Wassalam
Ciputat, 11 Oktober 2009
http://www.sentilan.blogspot.com
Subscribe to:
Posts (Atom)