Monday, 2 February 2009

Hobby….Tambahan Income atau Tambahan Pengeluaran?

Seberapa pentingnya sebuah hobby itu? Apa yang membuat orang sampai rela mengeluarkan uang yang banyak demi hobby mereka? Bagaimana dengan orang yang tidak punya hobby?

Sejumlah pertanyaan pasti muncul tatkala kita berbicara tentang hobby-hobby mereka. Tidak jarang kontroversi muncul ketika hobby mereka tidaklah lazim di mata orang awam. Belum lagi jika hobby-nya menyerempet bahaya.

Beberapa saat yang lalu Alain Robert, asal Perancis, dikenal sebagai orang yang memiliki hobby memanjat gedung-gedung pencakar langit di dunia. Bahkan dia dijuluki sebagai manusia laba-laba (Spiderman) karena hobby-nya.

Ada yang berpendapat, untuk punya hobby kita seharusnya kaya secara materi dulu. Semua kebutuhan dasar telah terpenuhi (Basic Needs) dengan baik barulah kemudian dapat menyalurkan hobbynya. Namun tidak sedikit orang yang memprotes pendapat di atas. Mereka berpendapat bahwa oarang yang ga punya materi lebih tidak bisa punya hobby donk? Menurutnya hobby itu tidak identik dengan mengeluarkan uang ekstra, tapi pintar-pintarnya kita dalam melakukan pengeloalaan keuangan.

Seorang pengusaha ternamapun seperti Hashim Djojohadikusumo tersandung masalah hukum karena hobby-nya mengkoleksi (kolektor) barang-barang bersejarah (baca: antik). Bahkan hobby juga yang membuat kematian seseorang seperti Robby Mandagi dan Theo Mandagi (atlet terjun payung nasional).

Tapi ada pula hobby yang membawa berkah dan menjadi profesional. Darwis Triadi adalah salah satu contohnya, berawal dari kesenangan memotret akhirnya dia menjadi salah satu fotografer ternama di negeri ini. Lain lagi dengan Tompi, dimana profesi sesungguhnya adalah seorang dokter. Namun hobby menyanyinya membuat dia dikenal sebagai penyanyi dan bukan seorang dokter.

Apapun hobby anda, sepatutnya disesuaikanlah dengan kemampuan finansial. Hal ini dapat mengurangi potensi konflik dengan orang-orang terdekat anda karena merasa dianaktirikan (kalah perhatian baik dari materi dan non materi)

January 29th, 2009

No comments: